PRINSIP PEMBELAJARAN
- Apr 4, 2018
- 3 min read
Prinsip Pembelajaran PAUD Terpadu Basmalah School

Berorientasi pada kebutuhan anak.
Kegiatan pembelajaran pada anak harus senantiasa berorientasi pada kebutuhan anak. Anak usia dini adalah anak yang sedang membutuhkan upaya-upaya pendidikan untuk mencapai optimalisasi semua aspek perkembangan baik perkembangan fisik maupun psikis (intelektual, bahasa, motorik dan sosial emosional). Dengan demikian berbagai jenis kegiatan pembelajaran hendaknya dilakukan melalui analisis kebutuhan yang disesuaikan dengan berbagai aspek perkembangan dan kemampuan pada masing-masing anak.
Belajar melalui bermain.
Bermain merupakan pendekatan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran pada anak usia dini. Upaya-upaya pendidikan yang diberikan hendaknya dilakukan dalam situasi yang menyenangkan dengan menggunakan strategi, metode, materi/bahan dan media yang menarik serta mudah diikuti oleh anak. Melalui bermain anak diajak untuk bereksplorasi, menemukan dan memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan anak, sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi anak. Bermain bagi anak merupakan proses kreatif untuk bereksplorasi, dapat mempelajari ketrampilan yang baru dan dapat menggunakan simbol untuk menggambarkan dunianya. Ketika bermain anak membangun pengertian yang berkaitan dengan pengalamannya. Pendidik berperan penting dalam pengembangan bermain anak.
Kreatif dan inovatif melalui kegiatan yang menarik, membangkitkan rasa ingin tahu, memotivasi anak untuk berfikir kritis dan menemukan hal-hal baru.
Proses pembelajaran yang kreatif dan inofatif dapat dilakukan oleh pendidik melalui kegiatan-kegiatan yang menarik, membangkitkan rasa ingin tahu anak, memotivasi anak untuk berfikir kritis dan menemukan hal-hal baru. Selain itu dalam pengelolaan pembalajaran hendaknya dilakukan secara dinamis, artinya anak tidak hanya sebagai obyek tetapi juga sebgai subyek dalam pembelajaran.
Lingkungan kondusif, menarik dan menyenangkan dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan anak dalam bermain.
Lingkungan pembelajaran harus diciptakan sedemikian menarik dan menyenangkan sehingga anak selalu betah dalam lingkungan sekolah baik didalam maupun diluar ruangan. Lingkungan fisik hendaknya memperhatikan keamanan dan kenyamanan anak dalam bermain. Penataan ruang harus disesuaikan dengan ruang gerak anak dalam bermain sehingga dalam interaksi baik dengan pendidik maupun dengan temannya dapat dilakukan secara demokratis. Selain itu, dalam pembelajaran hendaknya memberdayakan lingkungan sebagai sumber belajar dengan memberi kesempatan kepada anak untuk mengekspresikan kemampuan interpersonalnya sehingga nak merasa senang walaupun antar mereka berbeda (perbedaan individual)
Menggunakan pembelajaran terpadu yang dibingkai oleh tema.
Kegiatan pembelajaran hendaknya dirancang dengan menggunakan pendekatan tematik dan beranjak dari tema yang menarik minat anak. Tema sebagai alat/sarana atau wadah untuk mengenalkan berbagai konsep pada anak. Tema diberikan dengan tujuan
· Menyatukan isi kurikulum dalam satu kesatuan yang utuh
Memperkaya pembendaharaan kata anak
Pemilihan tema dalam kegiatan pembelajaran hendaknya dikembangkan dari hal-hal yang paling dekat dengan anak, sederhana serta menarik minat anak. Penggunaan tema dimaksudkan agar anak mampu mengenal berbagai konsep secara mudah dan jelas. Apabila pendidik mengalami kesulitan dalam menghubungkan indikator dengan tema, maka yang diutamakan adalah indikator yang akan dicapai, bukan tema.
Mengembangkan keterampilan hidup/kemandirian sejak dini.
Proses pembelajaran harus diarahkan untuk mengembangkan kecakapan hidup. Pengembangan konsep kecakapan hidup didasarkan atas pembiasaan-pembiasaan yang memiliki tujuan untuk mengembangkan kemampuan menolong diri sendiri, disiplin dan sosialisasi serta memperoleh ketrampilan dasar yang berguna untuk kelangsungan hidupnya.
Menggunakan berbagai media dan sumber belajar.
Media dan sumber belajar dapat berasal dari lingkungan alam sekitar atau bahan-bahan yang sengaja disiapkan untuk kepentingan pembelajaran. Media dan sumber belajar tidak selalu dengan membeli atau barang buatan pabrik, tetapi apa saja yang ada dilingkungan sekitar anak dapat kita manfaatkan sebagai sumber belajar dengan memperhatikan pada prinsip-prinsip tertentu, misalnya :
· Tingkat keamanan
· Sesuai dengan perkembangan anak
· Dapat mengembangkan berbagai aspek perkembangan
Pembelajaran berorientasi pada prinsip-prinsip perkembangan anak.
Anak belajar dengan baik apabila kebutuhan fisiknya terpenuhi serta merasakan aman dan tentram secara psikologis
Siklus belajar anak selalu berulang
Anak belajar melalui interaksi sosial dengan orang dewasa dan anak-anak lainnya
Minat dan keingintahuan anak akan memotivasi belajarnya
Perkembangan dan belajar anak harus memperhatikan perbedaan individu
Anak belajar dari sederhana ke rumit, dari konkrit ke abstrak, dari gerakan ke verbal dan dari keakuan ke rasa sosial
Stimulasi terpadu.
Stimulasi yang diberikan untuk mengembangkan beberapa aspek pengembangan sekaligus. Contoh: ketika anak menengkap dan melempar bola maka tidak hanya aspek fisik yang distimulasi, namun aspek moral, bahasa, kognitif, sosial emosional dan seni dapat juga distimulasi secara terpadu.











Comments